RSS

Troubleshooting Ac mobil – GreenOTO

Blower belakang ac Innova 2.0 E tidak bekerja, angin tidak keluar dari grill ac di atap kabin. Sedangkan angin  dari grill ac di dashboard normal. Perlu sedikit extra untuk membongkar dan memperbaiki kerusakan yang terjadi, karena kabin belakang yang penuh dengan audio system. Penyebab diketahui dari system elektrikal di blower bagian belakang setelah di cek tegangan yang ada di saklar blower tidak ada, yang ada hanya tegangan untuk mengontrol relay untuk suply arus listrik ke blower.

Setelah semua perangkat sound system sudah turun, saat nya untuk mencari permasalahan yang menjadi penyebab kenapa blower tidak berputar apakah motor blower, kontak relay ac atau resistor blower.

Rumah Blower Belakang Innova

Dari kontak relay pin 87 terdapat output tegangan 12 volt menuju blower, sementara itu dari pin satunya dari motor blower tidak menunjukan adanya tegangan, akhirnya buka blower dan ukur menggunakan ohm meter 1x untuk mengukur tahanan apakah karbon brush habis atau komutator sudah aus.Ternyata benar dari hasil pengukuran ohm meter dari avo meter jarum tidak bergerak, yang artinya ada yang putus.

Periksa Blower dengan Avometer

Setelah diketahui motor blower rusak untuk mengatasi masalah yang ada bisa di ganti dengan blower baru, tapi sebelum ganti blower baru perlu untuk mengetahui bagian komponen motor blower yang rusak.

Saatnya untuk mengetahui secara fisik komponen motor blower yang bermasalah,berikut gambar-gambarnya.

Setelah berhasil di buka ternyata kondisi carbon brush masih panjang, komutator juga masih tebal, setelah diperiksa lebih teliti permukaan tempat bersentuhan carbon brush dan komutator terlihat kasar, yang menjadi penyebab tidak terhubung dengan baik antara komutator dengan karbon brush.

Pemeriksaan Kondisi Komutator Motor Blower

Pemeriksaan Komutator Blower 2

Setelah kedua permukaan baik carbon brush atau komutator dihaluskan permukaan yang kasar, serta diberikan sedikit pelumasan pada bushing atau bearing kemudian di pasang dan ukur menggunakan ohm meter hubungan terlihat baik.

Mengembalikan Motor Blower ke rumah blower

Setelah komponen motor blower kembali dirangkai dan cek putaran normal kini saatnya untuk di pasang pada rumah blower. Coba hidupkan ac dan fungsi ac normal kembali.

Melihat kondisi motor blower seperti gambaran diatas perlu tidak mengganti dengan yang baru? semua terserah pada Anda pemilik mobil.

Source : http://blokkuiki.blogspot.com/2012/05/troubleshooting-blower-belakang-ac.html

 

Untuk Informasi Lainnya mungkin Bisa dibaca Link Berikut

Cara Reset Ecu Mobil – GreenOTO

GreenOTO

” Specialis Ac Mobil ”

WorkShop – Jakarta Timur ( Klender )

Rukan Duren Sawit Center

Jl.Dermaga Raya No:8 b

Jakarta Timur

( samping Pasar Otomotif Klender )

Another Contact

Service Ac Mobil – GreenOTO

Bengkel Ac Mobil – GreenOTO

Ym: Hendra_twin@yahoo.com

Fb : http://www.facebook.com/GreenOTO

http://www.GreenOTO.Net

Pin BB :xxx

http://www.GreenOTO.blogspot.com

email : hendra.greenway@gmail.com

Hp: 081947336929

Work Shop : 021-86611342

hp murah meriah : 021-92405888

#acmobil #kompresoracmobil #Dryer #expansiacmobil #klea #masalahacmobil #BengkelAcMobil #MagnetClutch #GreenOTO 021-86611342/92405888

Iklan
 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Oktober 21, 2017 in Warna-Warni

 

Tag: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

TIPS MEMAKAI AC DI MOBIL – GreenOTO

Penggunaan ac (Air Conditioner) yang benar tentunya dapat buat Anda nyaman, mobil tidak cepat rusak, dan menghemat penggunaan bahan bakar.

Berikut tips penggunaan AC yang baik dan benar

– Saat masuk kendaraan, buka sedikit jendela untuk membuang panas yang berada dalam kabin.

– Hidupkan Ac dengan temperatur paling dingin serta kecepatan kipas di level 2 atau 3 untuk       mempercepat pendinginan.

– Tunggu beberapa saat hingga suhu kabin dingin,setelah itu tutup jendela hingga rapat dan aturlah suhu dan kecepatan kipas     AC sesuai keinginan.

– Jika akan mematikan mesin mobil, sebaiknya matikan AC terlebih dulu selanjutnya mesin mobil dapat dimatikan. Kebiasaan ini    dapat mengurangi beban mesin kendaraan.

– Hindarilah kebiasaan membuka jendela mobil ketika AC menyala, karena hal ini dapat mengakibatkan masuknya kotoran dan debu    ke dalam kabin kendaraan Anda dan dapat menimbulkan jamur dan bakteri pada saluran AC mobil.

– Tetap menjaga kebersihan kabin kendaraan Anda. Kebersihan kabin adalah penting karena udara yang tersedot oleh evaporator     tidak mengandung kotoran dan debu

– Jangan merokok dalam kondisi AC mobil Anda sedang menyala. Asap rokok yang mengandung nikotin dapat mengotori komponen       evaporator AC (unit pendingin) karena kandungan nikotin melekat dan menimbulkan bau tak sedap yang sulit dihilangkan.

– Selektif dalam penggunaan pengharum ruangan dalam kabin kendaraan sesuai standar dan ketentuan untuk menghilangkan bau yang   tak sedap dan pengap. Hindari pengharum mobil yang dapat merusak komponen AC dan mengotori perangkat mobil. Teliti kembali    bahan dasar yang digunakan pengharum mobil Anda.

– Usahakan parkir kendaraan di tempat yang tak terkena sinar matahari langsung.

– Saat berkendara jarak jauh atau keluar kota, hindari posisi temperatur paling dingin untuk menghindari pembekuan pada     sistem AC.

Ternyata penggunaan bahan pelapis dan interior mobil Anda juga penting agar penggunaan AC dapat maksimal serta hemat bahan bakar. Pakai bahan pelapis yang ada Ultraviolet, antibakteri, dan mudah perawatannya.

Total Phantom memiliki bahan ber-ultraviolet, jadi ketika Anda terpaksa parkir di tempat panas pun, bahan dapat menyejukan kabin mobil Anda. Bahan Total Phantom sendiri juga bisa menyesuaikan suhu kendaran, sehingga tidak perlu waktu lama untuk menunggu ruangan kabin mobil menjadi sejuk.

Dengan menggunakan Total Phantom bahan semi kulit setebal 1,4 mm, jok tidak mudah panas, licin, dan mudah perawatannya. Dan yang terpenting kuman/bakteri tidak mudah mengendap di pelapis serta interior mobil Anda.

 

Source : OTOBLAST

Untuk Informasi Lainnya mungkin Bisa dibaca Link Berikut

GreenOTO

” Specialis Ac Mobil ”

WorkShop – Jakarta Timur ( Klender )

Rukan Duren Sawit Center

Jl.Dermaga Raya No:8 b

Jakarta Timur

( samping Pasar Otomotif Klender )

Another Contact

Service Ac Mobil – GreenOTO

Bengkel Ac Mobil – GreenOTO

Ym: Hendra_twin@yahoo.com

Pin BB :xxx

email : hendra.greenway@gmail.com

Hp: 081947336929

Work Shop : 021-86611342

hp murah meriah : 021-92405888

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Oktober 20, 2017 in Warna-Warni

 

Tag: , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Jangan Lupa Cek Kelistrikan Mobil Setelah Terendam Banjir

Jangan Lupa Cek Kelistrikan Mobil Setelah Terendam Banjir

Jakarta – Banjir sudah tidak terlalu menggenangi wilayah Jakarta dan sekitarnya tapi dampaknya pasti masih dirasakan terutama bagi para pemilik mobil yang terendam.

Jika masih ada diantara Otolovers semua yang masih bingung karena mobilnya tidak mau menyala saat terendam banjir maka hal yang harus dilakukan yakni jangan menghidupkan mobil tersebut sebelum beberapa komponen belum dicabut.

Rusdian, kepala mekanik bengkel Surya Mobil yang berada di kawasan, Buaran, Jakarta Timur mengatakan, selain dilarang langsung menghidupkan mesin, hal yang harus dilakukan yakni memeriksa soket-soket kelistrikan pada mobil tersebut.

“Periksa dulu soket-soket kelistrikannya takutnya masih ada genangan air yang masih menempel di beberapa komponen yang bisa mengakibatkan korslet,” kata Rusdian saat ditemui detikOto di bengkelnya.

Paling penting lanjut pria yang akrab disapa Dian ini, genangan air biasanya masih suka ada di arus min dan plus pada beberapa komponen. Jadi harus diperiksa agar tidak menimbulkan korslet yang nantinya akan merembet ke semuanya.

Tidak hanya itu Dian juga menganjurkan agar langsung melepas kabel aki pada bagian plus karena bisa juga menimbulkan arus pendek dan korslet.

“Walaupun mesin mobil tidak menyala tapi dibeberapa komponen lainnya masih ada yang menyisakan aliran kelistrikan. Maka dari itu kalau tidak segera dicabut dikhawatirkan akan terjadi korslet,” tambahnya.

“Meski nantinya tidak ada yang korslet tapi jika mobil langsung dihidupkan tanpa memutus beberapa songket kelistrikan sistem kelistrikan juga bisa rusak dan kalau rusak biayanya juga lumayan besar,” tutup Dian.

source : Detik.com

GreenOTO

” Bengkel Ac Mobil ”

Whatsuppp  0811512999

021-92405888 / 86611342

#acmobil #kompresoracmobil #Dryer #expansiacmobil #klea #masalahacmobil #BengkelAcMobil

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Oktober 17, 2017 in Masalah AC Mobil, OTOMOTIF

 

Tag: , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Cara Reset Ecu Mobil – GreenOTO

DIY : reset ECU

Dari baca2 di forum, kalau ECU mobil mempelajari karakter mengemudi dan menyimpannya di memory. Tapi newbie sendiri kok ndak yakin yah sampe secanggih itu, yang newbie tangkap adalah ECU mendeteksi terjadinya knocking/glitik lewat knock sensor dan memundurkan timing pengapian (retard ignition timing). Derajat retard timing ini yang disimpan di ECU. Timing pengapian semakin maju (advance) akan menghasilkan tenaga yang lebih baik, sedangkan bila mundur (retard) akan menghasilkan tenaga yang kurang; tetapi bila terlalu maju bisa menimbulkan gejala knocking / glitik, dimana ini tentu tidak baik untuk mesin bahkan merusak. Banyak hal yang membuat mesin kita menjadi glitik seperti kotor, busi sudah lemah dsb. Meski demikian ECU termasuk pintar sehingga dia dapat mengadaptasi perubahan (tentu dalam tolerasi range tertentu) supaya mesin tetap aman tanpa gelitik. Kalau kita melakukan “tune up” diharapkan kondisi mesin kembali prima, sayangnya ECU tidak serta merta mengadaptasi perubahan tersebut akibat ECU menyimpan catatan retard timing.

Nah, dengan kita mereset ECU diharapkan catatan retard tersebut hilang dan setting timing kembali ke standard pabrikan; bila kebetulan sebelumnya ECU banyak melakukan retard timing maka bisa jadi dengan mereset ECU kita akan merasakan efek tenaga, tapi bila ternyata kondisi mesin tidak memungkinkan untuk timing kembali ke standard pabrikan (masih penuh kerak dsb) bisa jadi malah kita lebih sering mendengarkan bunyi knocking dan tentu si ECU mulai mencatat lagi berapa derajat timing pengapian mesti dimundurkan.

Ya itu sih yang newbie tangkap, bisa jadi salah, namanya aja newbie 😉 Meski demikian biasanya setiap newbie melakukan DIY tune up, selalu newbie reset ECU nya.

Disclaimer : Resiko ditanggung penumpang. Untuk kendaraan Eropa yang “katanya” ada prosedur khusus untuk penggantian aki, newbie tidak menyarankannya meski pastinya newbie sendiri tidak tau.

Cara reset ECU ada yang melakukan dengan melepas kabel negatif pada Aki selama beberapa menit, mungkin minimal 30 menit.

Di DIY kali ini newbie pakai cara lain, silahkan disimak. Keuntungan cara ini alarm bisa tetap kita aktifkan, jadi kita bisa meninggalkan mobil dengan posisi ECU off (tentu saja ga bisa distater) tetapi alarm tetap on.

Yang dibutuhkan :

  • mobil berECU 😀
  • fuse puller (bawaan aerio)

Step-step (di mobil aerio/next g):

  • Buka pintu supir, di sebelah kanan setir agak kebawah terdapat kotak fuse. Buka penutupnya, akan nampak deretan fuse, nah di pojok kiri bawah dari kotak yang terbuka tersebut terdapat semacam “pinset” dari plastik, silahkan cabut saja, tara……. anda mendapatkan sebuah fuse puller 😀 Berikutnya buka kap mesin dan sangga dengan penyangga yang ada.
  • Perhatikan kotak2 hitam di belakang aki, terdapat dua kotak : persegi panjang dan bujursangkar. buka penutup kotak yang persegi panjang. (gambar berikut adalah kotak fuse persegi panjang di ruang mesin yang dimaksud; penutup nya sudah dibuka; terihat juga plastik berwarna biege dan ada plastik hitam di atasnya; plastik biege tersebut adalah penutup kotak fuse di kabin sebalah kanan supir, dan plastik hitam itu adalah fuse puller yang tersimpan di dalamnya) .

gambar 1

  • Cabut fuse biru menggunakan fuse puller (15 Ampere – ada angka 15 di atasnya), fuse ini adalah fuse no 2 dari tengah, silahkan perhatikan foto berikut, soket putih di bawahnya adalah soket asal fuse tersebut terpasang.

gambar 2

gambar 3

  • Diamkan setidaknya 10 menit, atau biasanya newbie lakukan adalah mencabut sebelum melakukan tune up, setelah selesai baru memasang kembali. Jangan lupa fuse puller kembalikan ke tempat semula biar tidak hilang 😀

Source : http://otodiy.blogspot.com

 

 

Pemasangan AC Double blower

GreenOTO

” Specialis Ac Mobil ”

WorkShop – Jakarta Timur ( Klender )

Rukan Duren Sawit Center

Jl.Dermaga Raya No:8 b

Jakarta Timur

( samping Pasar Otomotif Klender )

Another Contact

Service Ac Mobil – GreenOTO

Bengkel Ac Mobil – GreenOTO

Ym: Hendra_twin@yahoo.com

Fb : http://www.facebook.com/GreenOTO

http://www.GreenOTO.Net

Pin BB : 29D4BCC6

http://www.GreenOTO.blogspot.com

email : hendra.greenway@gmail.com

Hp: 081947336929

Work Shop : 021-86611342

hp murah meriah : 021-92405888

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Oktober 16, 2017 in Masalah AC Mobil, OTOMOTIF

 

AC Mobil Anda Berbau Gosong? – GreenOTO

Jakarta, Otomotif – Ketika sedang asyik menikmati perjalanan, tiba-tiba hembusan udara AC mobil mengeluarkan berbau tak sedap. Aromanya seperti hangus atau gosong, mirip komponen elektronik terbakar. Nah, kalau bau-bauan ini tersebut tak kunjung hilang, malah tajam, komponen yang  yang harus dicurigai adalah evaporator atau sarang tawon AC!

Menurut Mekanik Ac Mobil , Jakarta Timur, itulah tanda-tanda evaporator mulai bermasalah. ”Bisa karena usia atau karena jarang dibersihkan. Kotoran menutup evaporator. Tapi rata-rata karena usia. Jika tidak pernah ada masalah, biasanya umur evaporator sekitar 5 tahun,” jelas kepada KompasOtomotif.

Selain bau gosong yang menyengat, ciri-ciri lain. Hembusan udara tiba-tiba kurang dingin. Penyebabnya, saluran dari evaporator  bocor, menyebabkan freon habis. Lalu, muncul bunyi desis terus-menerus. Paling umum di belakang dasbor, tepat di depan penumpang depan.

Kalau semua gejala teersdebujt terjadi pada mobil Anda, periksa evaporator. Komponen ini berada  di balik dasbor. Komponen ini harus dibuka. Setelah terbuka dan evaporator dikeluarkan, dipastikan muncul ciri lain, yakni daerah sekitarnya terdapat cairan semacam minyak. Inilah tandanya evaporator bocor.

Untuk mengatasi masalah ini, evaporator harus ganti. Harganya di kisaran Rp 600 Ribu -2,2 juta, bergantung model. Freon juga harus diisi lagi dan harus mengeluarkan biaya tambahan lagi, Rp 150 ribu (belum termasuk jasa).

Tips untuk memperpanjang umurnya, dianjurkan tidak sering buka kaca mobil. Karena semakin sering dibuka, debu semakin banyak masuk ke kabin. Debu yang masuk diputar oleh aliran udara AC dan hinggap menetap si kisi-ksisi evaporator.

Source :Kompas.com

GreenOTO

” Specialis Ac Mobil ”

WorkShop – Jakarta Timur ( Klender )

Rukan Duren Sawit Center

Jl.Dermaga Raya No:8 b

Jakarta Timur

( samping Pasar Otomotif Klender )

Another Contact

Service Ac Mobil – GreenOTO

Bengkel Ac Mobil – GreenOTO

Ym: Hendra_twin@yahoo.com

Fb : http://www.facebook.com/GreenOTO

http://www.GreenOTO.Net

Pin BB :xxx

http://www.GreenOTO.blogspot.com

email : hendra.greenway@gmail.com

Hp: 081947336929

Work Shop : 021-86611342

hp murah meriah : 021-92405888

#acmobil #kompresoracmobil #Dryer #expansiacmobil #klea #Double Blower #masalahacmobil #BengkelAcMobil #MagnetClutch #GreenOTO 021-86611342/92405888

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Oktober 15, 2017 in Masalah AC Mobil, OTOMOTIF

 

Tag: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Sistem Alur Kerja AC Mobil – GreenOTO

Dalam sistem alur kerja ac mobil, terdapat beberapa komponen ac yang berperan penting dan merupakan penggerak atau motor utama. Ada komponen yang bernama kompresor yang kalau diibaratkan tubuh manusia ibarat jantung yang memompa darah dan mengalirkannya kembali ke seluruh bagian tubuh. Ada pula kondensor sebagai bagian kedua dari alur perjalanan ac mobil. Lalu setelah itu ada pula filter dryer dan katup ekspansi yang berperan sebagai saringan/filter. Ada pula bagian lain yang bernama evaporator (sering disebut sarang tawon) yang mengeluarkan hasil udara dingin yang selanjutnya dialiri ke dalam kabin mobil. Jika digambarkan, sistem alur kerja ac mobil akan tampak seperti gambar berikut:

Seperti jantung, komponen utama sebagai penggerak sistem alur kerja ac yang pertama adalah KOMPRESOR. Kompresor ac mobil memegang peranan sangat penting untuk terciptanya performa air conditioner yang baik. Kondisi kompresor yang masih bagus umumnya mempunyai tekanan sekitar 25-35 PSi pada tekanan ‘hisap’ (tekanan freon) dan sekitar 200-250 PSi pada tekanan ‘tekan’ (tekanan kompresor). Komponen yang serupa jantung ini berfungsi sebagai “distributor” yang membawa gas refrigerant ke seluruh komponen ac yang lain sekaligus sebagi “penekan” gas refrigerant (biasa disebut freon) menjadi hawa dingin pada akhirnya.

Di dalam kompresor, gas refrigerant yang awalnya bersifat normal akan ditekan melalui piston-piston yang ada di dalamnya. Pada saat masuk ke kompresor, gas yang awalnya bersuhu dan bertekanan rendah akan keluar dari kompresor berupa gas yang suhu dan tekanannya tinggi. Freon hasil tekanan kompresor yang bertekanan tinggi inilah yang dialirkan ke KONDENSOR untuk didinginkan dan diubah menjadi cairan tak sempurna yang suhu dan tekanannya tinggi. Proses pendinginan dalam kondensor ini disebut kondensasi. Kondensor akan menghisap dingin untuk mengeluarkan panas sehingga jika kondensor disentuh dengan tangan, maka akan terasa panas.

Setelah dari kondensor, cairan tak sempurna yang masih bertekanan tinggi tersebut dialirkan ke FILTER DRYER untuk diubah menjadi cairan sempurna yang tekanan dan suhunya masih tetap tinggi. Di dalam filter dryer ini, akan terjadi penyaringan sekaligus pengeringan uap air. Kotoran yang mungkin terbawa bersama freon pun akan disaring untuk kemudian disuplai ke KATUP EKSPANSI. Karena itu, filter dryer berfungsi ganda; sebagai pengering sekaligus penyaring kotoran yang ada pada sistem alur kerja ac mobil. Ekspansi pada sistem alur kerja ac berfungsi mengubah cairan bertekanan tinggi dari dryer menjadi kabut dengan suhu dan tekanan yang rendah.

Setelah dari katup ekspansi, kabut yang bertekanan rendah tersebut menuju EVAPORATOR dan keluar menjadi gas yang bertekanan dan bersuhu rendah. Dari evaporator inilah akan keluar hawa sejuk ke dalam kabin mobil karena pada dasarnya prinsip kerja evaporator adalah menyerap hawa panas dari dalam kanin untuk mengeluarkan hawa dingin (kebalikan dari kerja kondensor). Jumlah panas yang diserap oleh evaporator harus sama dengan jumlah hawa dingin yang diserap oleh kondensor. Pada evaporator inilah terjadi proses pendinginan cairan freon di dalamnya. Uap dingin yang dihasilkan inilah yang akan dihembuskan oleh blower ke dalam kabin mobil. Pada proses inilah sistem alur kerja ac mobil selesai. Proses ini terjadi berulang-ulang selama ac dinyalakan.

Bengkel AC Mobil GreenOTO

“Spesialis AC Mobil”

WorkShop  

Rukan Duren Sawit Center

Jl.Dermaga Raya No:8 b

Jakarta Timur

( samping Pasar Otomotif Klender )

Another Contact:

Ym: Hendra_twin@yahoo.com

Pin BB :xxx

email : hendra.greenway@gmail.com

Hp: 081947336929

Work Shop : 021-86611342

hp murah meriah : 021-92405888

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Oktober 14, 2017 in Masalah AC Mobil, OTOMOTIF, Warna-Warni

 

Tag: , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Jangan Salah Pakai Freon AC – GreenOTO

Jangan Salah Pakai Freon AC!

Sabtu, 12 Januari 2013 10:50

Jangan Salah Pakai Freon AC!

2 Jenis Freon AC Mobil (R12 dan R134a)

Otosia.com – Pernah punya pengalaman jelek dengan perangkat penyejuk udara (AC) mobil Anda? Bisa dibayangkan betapa menyebalkannya jika hembusan udara dingin dalam kabin mobil tiba-tiba berkurang drastis atau malah hilang, padahal Anda tengah terjebak dalam kemacetan lalu-lintas yang panas terik.

AC MobilTapi lebih menyebalkan lagi jika pada malam hari ternyata hembusan AC malah lebih dingin dari biasanya. Anda mungkin langsung berkesimpulan bahwa sudah waktunya mengganti atau mengisi ulang gas freon AC. Namun banyak kasus memperlihatkan, setelah diisi ulang pun gejala serupa terjadi lagi dalam selang waktu singkat.

Lalu? Mengganti perangkat AC mobil dengan yang baru? Nanti dulu!

Menurut Agus Sukirman, mekanik bengkel spesialis AC di Bilangang Jatiwaringin, Jakarta Timur, kesalahan pemakaian jenis freon dan kebocoran selang karet seringkali menjadi penyebab AC tidak bekerja optimal.

“Indikasinya, AC tidak dingin di siang hari tapi malah berembus lebih dingin saat malam hari,” tutur pria berperawakan kurus ini.

Untuk itu, lanjut Agus, diperlukan pendeteksian gas freon dengan sebuah alat yang disebut Refrigrant Gas Analyzer. Alat ini mampu mendeteksi secara akurat jenis freon yang sesuai rekomendasi pabrikan mobil.

Tapi sebelumnya Anda perlu mengetahui bahwa jenis freon yang beredar di pasaran terdiri dari dua jenis, yaitu R134a dan R12. “R134a dapat dijumpai pada mobil keluaran 1994 ke atas, sedangkan R12 dapat ditemukan pada mobil buatan tahun 1994 ke bawah,” ungkap Agus.

Kesalahan pemakaian jenis freon inilah yang menyebabkan hembusan AC tidak dapat bekerja optimal. Efek negatif lainnya, dapat merusak selang karet AC sehingga timbul kebocoran pada selang.

Selang ACNamun untuk mendeteksi kebocoran pada selang caranya mudah saja, yaitu dengan cara menekan-nekan selang tersebut. Apabila telah terasa lembek, berarti ada kebocoran pada selangnya. Sedangkan jenis freon yang digunakan dapat mudah kita ketahui di dinding ruang mesin., karena di tempat inilah tertera jenis freon yang menjadi standar dari pabrikan.

Masalah tak cuma melibatkan gas freon semata. Jenis oli kompresor yang tidak sesuai juga dapat membuat AC tidak berhembus dingin.Seperti halnya indikator jenis freon, oli yang digunakan dapat diketahui jenisnya ketika melongok ke dinding ruang mesin.

Kompresor AC MobilJenis oli kompresor biasanya tergantung pada jenis freon yang digunakan. “Kalau oli tidak bagus, ini membuat kompresor AC cepat kotor, sehingga tidak bekerja maksimal lagi,” terang Agus.

Memang banyak produk oli kompresor AC yang beredar di pasaran, namun haruslah memperhatikan oli yang cocok. Un tuk jenis freon R134a, misalnya, sebaiknya memakai produk buatan Nippon Denso ND-Oil 8 atau Emkarate RL 68S. Sedangkan oli kompresor untuk jenis freon R12, dapat menggunakan Suniso tipe 5 GS.

Oli Khusus Kompresor AC MobilSekali lagi, perhatikan jenis oli kompresor mobil Anda. Jangan sampai terkecoh dengan jenis freon, oli kompresor, dan harga murah yang ditawarkan penjual. Lebih baik sedikit menguras kantong Anda, namun tak bakal kegerahan di dalam kabin. Selain itu, tentu saja komponen dan AC mobil Anda juga berumur panjang.(kpl/tr/abe)

SOURCE : WWW.OTOSIA.COM 

GreenOTO
” Specialis Ac Mobil ”

WorkShop – Jakarta Timur ( Klender )
Rukan Duren Sawit Center
Jl.Dermaga Raya No:8 b
Jakarta Timur
( samping Pasar Otomotif Klender )

Another Contact
Service Ac Mobil – GreenOTO
Bengkel Ac Mobil – GreenOTO
Ym: Hendra_twin@yahoo.com
Fb : www.facebook.com/GreenOTO
www.GreenOTO.Net
Pin BB : xxx
www.GreenOTO.co.id
email : hendra.greenway@gmail.com
Hp/Wa: 081947336929
Work Shop : 021-86611342
hp murah meriah : 021-92405888

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Oktober 13, 2017 in Masalah AC Mobil, OTOMOTIF, Warna-Warni

 

Tag: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,